Barcelona kukuhkan keunggulan 14 poin dari Real Madrid di puncak klasemen La Liga karena usai kemenangan mutlak 3-0 di pertangingan El Clasico hari Sabtu (24/12) di Bernabeu. Pertandingan tersebut benar-benar sangat mendebarkan bahkan dari menit-menit awal. Awalnya Barcelona terlihat terpojok dan banyak yang menduga mereka akan alami kekalahan. Namun, keadaan berbalik saat pasukan Catalan benar-benar memanfaatkan setiap kesempatan dengan sangat baik.

Barca Taklukan Real Madrid

Luis Suarez membuka skor dengan tendangan yang tajam dari umpan silang Sergi Roberto sesaat setelah paruh waktu.Kemudian Lionel Messi menggandakan keunggulan Barcelona dari titik penalti setelah Dani Carvajal ditunjukkan dengan kartu merah usai pelanggaran yang dilakukannya di kotak pinalti.Setelah itu, Real Madrid tidak dapat mengumpulkan kekuatan saat mereka memainkan setengah jam terakhir dengan 10 orang.Saat itu juga, Aleix Vidal mendapatkan kesempatan bagus untuk melakukan tendangan rendah yang meluncur melalui Keylor Navas pada menit terakhir saat penghentian pertandingan.

Memang tidak disangka, gol Vidal telah mengukuhkankemenangan Barca dan sangat mengecewakan tim asuhan Zinedine Zidane, yang berharap besar dapatkan gelar La Liga. Ini adalah pukulan yang sangat mematikan sekaligus cukup memalukan bagi Real Madrid.Barcelona, bagaimanapun telah merayakan kemenangan liga domino online ketiga berturut-turut di Bernabeu untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Dalam pertandingan itu, kedua kiper benar-benar teruji kekuatan dan keterampilannya. Ada banyak sekali kesempatan yang dimiliki kedua tim tetapi masih meleset dari mistar gawang. Bahkan, Cristiano Ronaldo pun sempat beberapa kali gagal melakukan eksekusi dari depan gawang. Barcelona juga terlihat terpojok di babak pertama.Keadaan berubah drastis usai turun minum.Barcelona terlihat sangat disiplin dan memanfaatkan setiap kesempatan dengan sangat baik.

Rencana Gagal Real Madrid dan Man of The Match

Ya, di pertandingan awal, sepertinya Real Madrid sangat menguasai permainan.Terlihat dari pasukan Barca yang kerepotan menghadapi berbagai serangan yang bertubi-tubi dari El Real.Messi juga terus dikawal hingga sulit untuk keluar dari jeratan pertahanan lawan.Barisan pertahanan Madrid juga sangat kuat dan sempit.Di awal, sepertinya tidak ada kesempatan bagi klub Catalan untuk melesatkan tendangan ke arah gawang lawan.Bahkan, beberapa kali pertahanan Barca bisa dijebol oleh anak buah Zidane.Beberapa kali juga mereka hampir bisa menentukan kemenangan tapi berhasil digagalkan oleh barisan pertahanan Barca.

Semua berubah di babak kedua.Suarez memulai pembukaan kemenangan dengan melesatkan tendangan yang cukup keras hingga merobek gawang Barca.Menit selanjutnya, gol juga tercipta namun wasit mengeluarkan kartu merah untuk Dani Caraval yang melakukan pelanggaran di area kotak pinalti.Dia dikeluarkan dan Madrid semakin tertekan.Seperti mimpi buruk, Messi dengan tendangan yang tidak terlalu kencang berhasil menggandakan kemenangan.Skor 2 – 0 untuk Barca.

Zidane kemudian memasukkan Gareth Bale dan hampir saja dia berhasil menjebol gawang Barca tapi masih bisa diselamatkan oleh Ter Stegen pada menit ke-78. Barca pun menurunkan pemain pengganti, Aleix Vidal yang akhirnya mengukuhkan kemenangan Barca atas Madrid menjadi 3 – 0 tak terkalahkan. Tentu, ini merupakan kemenangan yang membanggakan apalagi ditengah krisis antara Catalan dan Spanyol.

Lalu, siapakah man of the match pada pertandingan ini?Messi menjadi man of the match kali ini.Bagaimana tidak, hampir di seluruh pertandingan awal, dia dikawal ketat oleh Kovacic hingga sulit untuk melancarkan serangan.Namun, usai turun minum, Messi melakukan kejutan demi kejutan yang membuatnya lolos dari jeratan Kovacic.Ini menjadi awal dari kekalahan Real Madrid.

Kemenangan Tottenham Spurs atas Brighton di Wembley dengan skor akhir 2 – 0, dianggap sebagai keberuntungan. 2 gol keberuntungan tersebut nyatanya telah menarik Spurs ke posisi ke 4 klasemen sementara Liga Primer Inggris. Dua gol keberuntungan tersebut juga menandakan kemenangan kandang ketiga dalam seminggu terakhir. Bagaimanapun, Spurs telah melakukannya dengan baik.

Jalannya Pertandingan

Tottenham mendominasi babak pertama, namun gol yang memberi mereka keunggulan adalah gol keberuntungan, karena umpan silang Serge Aurier yang gagal dihadang oleh semua pemain bertahan lawan dan akhirnya masuk mengenai jaring gawang di menit ke-40. Gol ini sendiri merupakan gol pertamanya selama karirnya di dunia sepak bola Inggris.

Brighton meningkatkan kekuatan di babak kedua. Namun, sang tuan rumah mampu menahan setiap serangan. Hingga akhirnya, Heung-Min Son melakukan serangan balik pada menit ke-87 dan memastikan kemenangan tersebut. Gol kedua ini pun masih dianggap hanya gol yang beruntung karena tendangan Heung-Min Son berbelok dan akhirnya masuk ke gawang.

Pada pertandingan lain, Liverpool bermain imbang 0-0 dengan West Brom. Ini membuat tiga poin yang telah dikumpulkan Spurs memastikan mereka kembali ke posisi empat besar dengan selisih gol. Brighton sendiri tetap tinggal di posisi 13 klasemen sementara Liga Primer Inggris. Liverpool sendiri terus membayangi Spurs dengan posisi ke 5 klasemen sementara. Belum bisa dipastikan, tapi bukan tidak mungkin jika Liverpool akhirnya menggeser Spurs.

Diakui, walau pertandingan kandang, Spurs masih membutuhkan beragam strategi yang segar dan matang untuk membuat penampilan mereka sempurna. Perlawanan dan kemenangan atas Brighton menunjukkan jika pada dasarnya Spurs mengalami beragam masalah yang harus diselesaikan. Brighton mungkin saja sedang tidak beruntung, tapi diakui mereka juga perlu membenahi berbagai hal terkait pertahanan dan serangan mereka ke gawang lawan.

Fakta Menarik dan Man of The Match

Dari pertandingan ini, ada beberapa hal yang menarik untuk disimpulkan,

  • Setelah gagal memenangkan salah satu dari tiga pertandingan kandang Premier League pertama mereka musim ini, Spurs telah memenangkan lima dari enam pertandingan terakhir mereka di Wembley.
  • Heung-Min Son telah mencetak gol di tiga pertandingan berturut-turut di Liga Primer untuk kedua kalinya, dimana sebelumnya dia mampu mencetak gol di empat pertandingan berturut-turut di bulan April.
  • Serge Aurier menjadi pemain Pantai Gading pertama yang mencetak gol di Liga Primer untuk Spurs mengingat Spurs sekarang memiliki pemain dari sembilan negara Afrika.

Tentu, selain di atas masih ada fakta menarik lainnya seperti siapa yang menjadi Man of The Match. Heung-Min Son digadang-gadang sebagai pemain Judi Bola terbaik di pertandingan ini. Tentu, bukan tanpa alasan mengingat Son melakukan gerakan dan serangan serta ancaman secara konstan yang benar-benar mengganggu Brighton di Wembley. Son juga terlihat sangat kompeten untuk membuktikan bahwa dirinya masih produktif walau gol di pertandingan ini dianggap gol yang beruntung.

Spurs harus kembali mengulang permainan yang apik dan tidak bergantung pada satu pemain depan. Faktanya, Spurs masih memiliki beragam PR yang harus segera diselesaikan jika ingin tetap bertahan di urutan puncak klasemen sementara. Apalagi pastinya Spurs juga ingin berada di posisi puncak dengan menggeser Chelsea, Man United dan Man City yang berada di puncak klasemen. Ini adalah tantangan yang cukup berat jika Spurs tetap dalam kondisi seperti sekarang walau diakui mereka telah berbenah banyak di musim ini.