Selama ini, dua negara semenanjung Korea yakni Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) selalu saja terlibat dalam perseteruan panjang. Namun di tahun 2018 ini, perselisihan itu berakhir karena baik Korsel dan Korut sepakat untuk saling berjabat tangan dan hidup damai berdampingan. Perdamaian itu jelas memberikan dampak positif dalam ajang akbar Asian Games 2018 yang akan digelar di Indonesia mulai bulan Agustus nanti.

 

Dan dua bulan sebelum ajang itu digelar, pada hari Senin (18/6) kemarin, kedua Korea mengeluarkan pernyataan resmi berupa kesepakatan untuk tampil dalam satu tim pada beberapa cabang olahraga di Asian Games 2018. Menutur Kementrian Olahraga Korsel, kedua negara juga sepakat melakukan parade bersama dalam upacara pembukaan dan penutupan Asian Games 2018.

 

Keputusan ini sendiri terjadi setelah kedua negara melakukan pembicaraan damai di perbatasan. Tampil bersama Korsel dan Korut dalam turnamen olahraga akbar bukanlah kali pertama. Karena dalam Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korsel pada awal tahun 2018, kedua Korea tampil bersama di parade pembukaan. Bahkan lebih lanjut, Korsel dan Korut tampil satu tim di cabang hoki putri. Begitu pula saat pemandu sorak Korut tampil di pertandingan togel hk hoki es saat tim Korsel melawan Republik Ceko, seperti dilansir Kompas.

 

Sebelumnya, Presiden Joko Widoro sempat mengundang Kim Chang Beom dan An Kwang Il selaku Duta Besar Korsel dan Korut untuk Indonesia pada akhir April silam. Hal ini merupakan inisiatif Jokowi untuk merekatkan hubungan kedua negara sekaligus berpartisipasi mendukung pelaksanaan Asian Games 2018.

 

Dukungan dan Peluang Indonesia di Asian Games 2018

 

Lepas dari kabar kembira bersatunya Korsel dan Korut di Asian Games 2018, turnamen akbar ini masih menyisakan PR untuk Indonesia yakni perihal prestasi. Jika melihat penampilan kontingen Indonesia di Asian Games 2014, tentu tak cukup menggembirakan. Karena dalam turnamen yang digelar di Incheon, Korea Selatan itu, Indonesia cuma meraih 20 medali dengan rincian empat emas, lima perak dan sebelas perunggu.

 

Erick Thohir selaku Ketua INASGOC tetap optimis dengan kontingen Indonesia dalam ajang Asian Games 2018. Apalagi sudah banyak sponsor yang masuk seperti salah satunya adalah perusahaan raksasa Indofood. Indofood sendiri memang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia bahkan dunia melalui berbagai produk unggulan seperti Pop Mie, Indomilk dan tentunya Indomie.

 

Tiket Asian Games 2018 Dijual Akhir Juni

 

Salah satu olahraga yang jadi tulang punggung medali Indonesia di Asian Games 2018 adalah badminton. Herry Iman Pierngadi selaku pelatih pelatnas bulutangkis Indonesia menilai kalau Asian Games 2018 akan jadi bukti jika Indonesia merupakan kiblat Asia dalam hal badminton. Dalam pertandingan internasional terakhir, badminton selalu bisa bikin Indonesia bangga seperti saat Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2015 dan Olimpiade 2016. Dengan Asian Games merupakan event olahraga tertinggi kedua setelah Olimpiade, badminton jelas diharapkan menyumbang emas.

 

Meningkatkan antusias masyarakat Indonesia, INASGOC siap untuk memulai penjualan resmi tiket Asian Games 2018 pada 30 Juni melalui website mereka. Harga-harga tiket pun dipatok cukup murah yakni mulai Rp 30 ribu sampai Rp 100 ribu. Demi mencegah tiket palsu, tiket resmi Asian Games akan dijual berbentuk e-voucher lengkap dengan QR code yang akan ditukar dengan tiket fisik saat pertandingan berlangsung. Jika antusiasme masyarakat meningkat, bukan tak mungkin tiket Asian Games 2018 akan dijual secara langsung.