Ada Isu Pelecehan Seksual, Gal Gadot Bakal Cabut Dari ‘WONDER WOMAN’?

Perilisan WONDER WOMAN memang langsung membuat para penggemar film menyadari potensi besar dalam superhero DC. Meskipun kalah langkah dari Marvel dan Disney, WONDER WOMAN mampu melesat sebagai salah satu film superhero terbaik yang pernah ada dan membuka mata banyak orang mengenai masa depan DC dan Warner Bros (WB). Namun kabar buruk justru muncul dari sang aktris utama pemeran Wonder Woman, Gal Gadot.

 

Ibu dua anak berusia 32 tahun ini mengancam tak akan terlibat di sekuel WONDER WOMAN jika WB-DC masih melibatkan Brett Ratner. Sekedar informasi, Ratner adalah produser film Hollywood yang kini tengah terkena skandal pelecehan seksual. Perusahaan film milik Ratner, RaPac-Dune Entertainment ikut terlibat dalam produksi WONDER WOMAN yang sukses meraih USD 821,8 juta (sekitar Rp 11,1 triliun).

 

Sebagai sosok yang menentang keras pelecehan seksual, sebuah sumber yang dilansir Page Six menyebut kalau Gadot tak ingin proyek filmnya menguntungkan pria seperti Ratner. “Gadot adalah perempuan tangguh dan berpegang teguh pada prinsipnya. Dia juga tahu cara terbaik untuk memukul orang seperti Ratner. Dia juga tahu bahwa WB harus bersamanya dalam masalah ini. Mereka tak dapat memiliki film yang dibiayai seseorang yang dituduh melakukan tindakan seksual kepada wanita. Gadot mengatakan bahwa dia tidak akan menandatangani untuk sekuelnya kecuali WB menyingkirkan Ratner,” seperti dilansir detikHOT.

 

‘WONDER WOMAN’ Ubah Jadwal Rilis

 

Di tengah ancaman bakal kehilangan pemeran utama, DC tengah mempersiapkan sekuel film WONDER WOMAN. Raihan box office yang menggembirakan membuat DC tak mau lama-lama menanti kelanjutkan kisah Diana Prince si putri Amazon. Mereka bahkan sudah memastikan kalau sutradara Patty Jenkins akan kembali dalam sekuelnya.

 

Yang menggembirakan, jadwal perilisan WONDER WOMAN 2 resmi dipercepat oleh DC. Jika sebelumnya akan tayang pada 13 Desember 2019, maka resmi maju menjadi 1 November 2019. Meskipun WONDER WOMAN dipuji dan sukses komersial, sepertinya WB-DC memilih main aman. Apalagi pada 20 Desember 2019, Disney sang pesaing sudah pasti bakal merilis STAR WARS: EPISODE IX melalui bendera LucasFilm. Sebagai salah satu franchise film terbesar, STAR WARS: EPISODE IX digadang-gadang mampu mengumpulkan lebih dari USD 200 juta (sekitar Rp 2,7 triliun) di hari perdana.

 

Perubahan rilis WONDER WOMAN 2 juga dipicu kesuksesan dua film superhero Marvel yakni THOR: RAGNAROK yang meraih USD 121 juta (sekitar Rp 1,6 triliun) selama tiga hari usai dirilis 3 November 2017. Begitu pula dengan DOCTOR STRANGE pada 4 November 2016 yang mencatat pendapatan domestik USD 232,6 juta (sekitar Rp 3,1 triliun).

 

Hanya saja langkah WONDER WOMAN 2 saat rilis di awal November 2019 belum tentu mulus juga. Pasalnya ada dua film raksasa judi bola yang akan tayang di bulan itu yakni BOND 25 dan sekuel salah satu animasi Disney-Pixar terlaris, FROZEN 2. Akankah WONDER WOMAN 2 mampu tampil secemerlang film pertamanya yang dianggap seimbang dalam segi drama dan komedi?

 

Gal Gadot Sering Muntah Saat Jadi Wonder Woman

 

Sebuah cerita unik terungkap kala Gadot dalam proses syuting JUSTICE LEAGUE sebagai Wonder Woman. Di mana ternyata dirinya tengah hamil sang putri, Maya Versano yang lahir pada 19 Maret 2017. Lantaran hamil tiga bulan, Gadot harus kerap kali muntah di sela-sela syuting. Bahkan yang lucu, Gadot sempat muntah keras dan dia langsung bernyanyi untuk menutupi fakta itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *